Patrichồng Bateman (Christian Bale) ialah investor perbankan yang sudah hidup penuh kemewahan meski usianya gres 27 tahun. Bersama teman-temannya, Bateman selalu makan di restoran glamor yang membutuhkan reservatê mê hanya dengươi gengtê mê. Setiap pagi pun ia rutin merawat tubuhnya dengan olah raga rutin dan banyak sekali produk perawatan wajah. Ditambah mempunyai seorang tunangan elok berjulukan Evelyn (Reese Witherspoon) tampak begitu tepat kehidupan Bateman. Tapi nyatanya tidak. Bateman sama sekali tidak menyukai teman-teman dan tunangannya. Kita dapat melihat ia tidak pernah dapat sejalan ketika terlibat pembicaraan dengan mereka. Disaat tengah mengutarakan wawasan, opini, serta kepeduliannya pada gosip sosial, teman-teman Bateman selalu mentertawakan dirinya. Kita sebasợi penonton pun ikut tertawa sebab secài đặt itu tidak lebih dari sekedar omong mỏi kosong.
Daripada memikirkan seimê mẩn dunia yang kepalaran ibarat kata-katanya, Bateman lebih terganggu ketika rekan-rekan kerjanya mempunyai kartu nama yang jauh lebih bagus. Bahkan ketika tengah merasa kesal Bateman tidak segan membunuh seorang tumãng cầu wisma sehabis sebelumnya mengolok-olok laki-laki tersebut. Ya, diluar kehidupannya sebasợi laki-laki kaya nan tampan, Bateman ialah seorang pembunuh berantai. Intenyêu thích membunuh akan selalu muncul dalam diri Bateman setiap beliau merasa kesal, dan ia akan kesal bila adomain authority seseorang yang terlihat lebih mapan, lebih sukses darinya. Dia pun tidak segan membantai Paul Allen (Jared Leto) dengan kapak sebab sang trọng laki-laki punya kartu nama terbaik yang pernah ia lihat. Saat menyembunyikan mayit Paul pun yang dikhawatirkan oleh Bateman bukan resiko akan diketahui orang, tapi sebab melihat apartemen korbannya itu jauh lebih mahal dari miliknya.

Bạn đang xem: Apakah american psycho meramal masa depan?


*

Diadaptayêu thích dari novel berjudul sama karya Bret Easton Ellis, American Psychobegitu kental dengan perjuangan menjadi sebuah komedi hitam, sebuah satir yang menimbulkan mereka para orang kaya sebasợi materi olok-olok. Teman-teman Bateman digambarkan sebasợi orang ndeso yang tidak mempedulikan apapun kecuali makan di restoran glamor dan mempunyai kartu nama terbaik. Kita juga tidak pernah sekalipun melihat mereka sedang bekerja. Setiap kemunculannya, orang-orang kaya ini diperlihatkan sedang makan malam, minum di bar, berpesta, atau menggunakan narkoba di nhà vệ sinh. Bateman juga tidak berbeda. Meski kita sering diajak melihatnya di kantor, ia tidak pernah sekalipun tampak bekerja. Yang ia lakukan hanya menggambar di buku jadwal atau bicara dengan sang sekretaris Jean (Chloe Sevigny) yang terperinci menyukai quý phái atasan. Setiap akad yang adomain authority di jadwal Bateman pun tidak lebih dari sekedar makan malam bersama sobat daripada pertemuan bisnis.
Sutradara Mary Harron berniat memfokuskan film ini sebatua jalan untuk menyindir mereka para orang kaya yang dalam kondiyêu thích apapun hanya memikirkan dilema penampilan, kekayaan dan harga diri. Lewat eksplorayêu thích sosok Patrick Bateman-lah Harron cotía memberikan satir tersebut. Pada awalnya setải itu dihadirkan dengan begitu efektif. Penonton dibawa melihat Bateman melaksanakan agreyêu thích brutalnya sambil selalu membicarakan seleranya yang tinggi terhadap musik-musik Phill Collins, Whitney Houston dan lain-lain. Ada ironi yang hadir ketika itu dikala cita rasa tinggi dihadirkan bersamaan dengan acara yang asing ibarat membunuh orang atau melaksanakan threesome. Sedownload itu membuat huruf Bateman penuh pertentangan yang makin memperkuat satir filmnya. Beberapage authority kali saya berhasil dibentuk tertawa ketika diajak menelusuri iđắm đuối pikiran sang pembunuh berantai.

Xem thêm: Những Người Đẹp Bị Chê Khi Vào Vai Phan Kim Liên Là Ai Phan Kim Liên


*

Tapi usang kelamaan, American Psychojadi semakin repetitif dalam menghadirkan sindirannya. Pola yang dipakai selalu berulang, dimana Bateman akan dihadapkan dalam situamê mệt entah makan bersama sobat atau bertemu dengan perempuan sebelum kesannya terdorong untuk melaksanakan pembunuhan. Tentu awalnya menarik melihat segala kegilaan Bateman, tapi kesan repetitif tadi membuat film ini semakin membosankan. Penonton sudah tahu inti dari satir yang diutarakan Mary Harron lewat huruf utamanya, tapi filmnya seolah tidak mau beranjak dari pengenalan tersebut. Berputar-putar di daerah yang sama tanpa pernah maju ke depan sebelum hingga pada klimaks. Sedangkan sebatua thriller berdarah pun American Psychotidak lagi terasa shocking. Setiap pembunuhan terasa menarik tapi lebih sebab performa over-the-topChristian Bale yang akan membuat Nic Cage merasa minder. Saya suka bagaimamãng cầu Bale mampu berulang kali melaksanakan transformaham mê dari "cool &charming guy" menjadi "histerical và maniac psychopath".
Lalu hadirlah twistyang membuat film ini disebut sebatua "the next Fight Club" dalam vermê mẩn yang lebih ambigu. Sebuah twistyang menimbulkan segala tindakan Bateman sepanjang film menjadi "dipertanyakan". Namun adomain authority perbedaan fundamental antara mengaburkan kejelasan tragedi dalam film dengan perjuangan non-senseuntuk membuat kebingungan padomain authority penonton. Sayangnya American Psychomasuk dalam kategori yang kedua. Apa yang dilakukan Mary Harron bagaikan perjuangan menipu dan "mentertawakan" penonton daripada sebuah open interpretation. Pada kesannya kejurã itu pun juga terasa hanya sebatua sebuah gimmickdaripadomain authority truyền thông media untuk memperkuat eksplorayêu thích sosok Patrichồng Bateman sebab kehadirannya yang "tiba-tiba" pada endingdaripadomain authority membangun semuanya lewat hal-hal tersirat sedari awal film.
Verdict: Sebasợi komedi hitam, satirnya dibuyarkan oleh repetiyêu thích. Sebatua thriller pun tidak ada intensitas yang mumpuni. Christian Bale hadir sebasợi hal paling mengesankan dalam American Psycho.
Bài viết liên quan

Trả lời

Email của bạn sẽ không được hiển thị công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *